Sewaktu di universiti , seorang teman pernah memberi ungkapan ini pada saya "Friend-Like a china doll . Once broken , it will never be as beautiful as it was before"
ok ...itu dulu , hampir 10 tahun dulu kerana teman ini saya kenali ketika di matrikulasi . Sekarang dia sudah di Australia menyambung pengajiannya , Arnida Hani . Kisah yang saya tulis dibawah ini bukan kisah dia , cuma dia mengingatkan saya pada madah indah itu .
Setelah hampir 10 tahun , saya dikunjungi mesej dari seorang wanita , teman waktu dizaman pengajian, memohon maaf atas keterlanjuran lalu yang telah dia lakukan pada saya . Dia telah berkali-kali mengirim pesanan di peti facebook saya , meminta saya menerima 'permintaannya untuk menjadi friend' di laman sosial itu tapi saya mengabaikannya . Dia juga berkali-kali menelefon tetapi tidak saya jawab . Pesanan SMS nya juga tidak saya balas. Saya punya sebab ...lalu mesej terakhirnya beberapa hari lalu separuh merayu dengan saya supaya saya memaafkan dia , Dia rasa tertekan dan dihantui rasa bersalah di atas kesilapan lalunya .
Hati saya terusik . Benar , dia bersalah . Dia mengkhianati kepercayaan saya . Dia tidak menghargai perbuatan baik yang telah saya dan keluarga saya buat untuknya sementelah keluarganya jauh di Sarawak sewaktu zaman pengajian . Saya terkilan .
Apa yang dia lakukan , biarlah hanya 'kami-kami' yang tahu . Saya sudah memaafkannya . Tapi jika soalnya hati , tentu saya mengambil masa . Lama saya sudah maafkan dia , sebelum dia memohon maaf lagi . Saya tahu dia manusia biasa , melakukan kesilapan seperti saya juga . Lalu siapa saya untuk mendera dia terus dihimpit rasa bersalah ? bagaimana jika saya berada ditempatnya ? dia cuma keliru dengan perasaannya waktu itu , dia kecundang dengan rasa yang dia ada hingga lupa pada siapa yang sepatutnya . Saya sudah maafkan dia !
Tapi untuk kembali seperti dulu , tentu ia akan mengambil sedikit masa . Saya sudah membalas mesejnya , menyatakan kemaafan agar dia tidak terus rasa tertekan dengan 'cerita lama' itu .
Allah tentu ada sebab . Pepatah orang putih kata "every cloud has a silver lining" . Kalau tak kerana 'insiden' itu , tentu saya tidak bertemu suami saya sekarang . Tentu saya akan terus bercinta dengan orang yang salah . Allah punya sebab .
Buat dia ....'aku dah maafkan semuanya . Kalau mati menjemputmu dulu , aku dah maafkan semuanya . Dah halalkan semua . Dan kalau mati menjemputku dulu , aku harap , semuanya bersama mu dah langsai'
Sunday, November 14, 2010
Thursday, February 25, 2010
Inspirasi ... dari Seorang Nyonya Tua
Lama rasanya tak menulis . Disamping sibuk , tak ada idea jugak ….Pagi tadi , dalam perjalanan ke tempat kerja , saya teringat utnuk menulis tentang sesuatu …tentang dia , seorang nyonya tua , disimpang jalan yang hari-hari ketika saya melewati jalan itu dalam perjalan ke pejabat saya lihat . Dia berniaga buah-buahan di kaki lima jalan . Mungkin salah kalau ikut peraturan , tapi dia sudah lama disitu . Usianya saya kira lewat 60-an atau barangkali lebih . Dia kurus . Setiap pagi ketika saya melalui jalan itu , dia akan sibuk berkemas buah-buahannya untuk jualannya . Kadang-kadang saya tengok buah-buahnya sudah agak layu dan lama . Terdetik di hati “masihkah ada yang sudi beli ?” tapi pertanyaan itu diam disitu hingga hari-hari lain baru saya ketemu dengan jawapannya . “kalau tidak ada yang sudi beli , masakan dia mampu bertahan disitu bertahun-tahun lamanya ? ”
Kesungguhannya mencari sesuap nasi meneruskan kehidupan pada usia yang saya kira dia patut duduk dirumah berehat bersama anak cucu itu begitu menyentuh hati saya . Sedang pada usia ni … ada masanya saya terasa malas untuk berangkat ke pejabat . Bukan kerja teruk pun , kerja office , sebagai setiausaha , saya tak perlu mengangkat kotak-kotak buah yang berat , tidak perlu berpanas , penghawa dingin sentiasa terpasang sehingga kadang-kala terasa seperti duduk didalam peti sejuk . Saya jugak tidak akan di simbah hujan , pejabat saya berdinding dan berbumbung ! Malu menggamit hati buat seketika .Bagaimana saya pada usia dia ? Saya tidak mahu pada usia itu saya duduk dipinggir jalan menjual buah ! Adakah kudrat saya masih kuat untuk itu ?Barangkali dia tiada pilihan , dia perlu melakukan sesuatu utnuk meneruskan kelangsungan hidup .
Barangkali masih ada yang bergantung hidup padanya . Siapa tahu kalau dia punya anak yang cacat dan tidak mampu membiaya diri lantas dia perlu bekerja sedang anak-anak lain menjauh ataupun hidup sekadar cukup-cukup makan ?Atau barangkali juga dia sudah terbiasa . Teringat pada arwah nenek yang saya panggil Nyai .... dia meninggal pada usia mencecah 90 tahun ! badannya masih sihat . Dia masih mampu berjalan lebih jauh dari saya tanpa merungut penat . Dia masih mampu turun menoreh walaupun anak-anak memberi biaya . Bukan soal duit . Tapi kata nya “badan aku sakit kalau tak buat apa-apa kerja” hahaha . Itu mungkin rahsia nyai kekal sihat tanpa ada apa-apa penyakit pada usia 90 tahun ! Dia meninggal hanya kerana demam …itu pun seminggu cuma
Kegigihan nyonya tua itu .... mungkin alamat Yang Esa untuk saya . Di mana ada kemahuan , disitu ada jalan
Kesungguhannya mencari sesuap nasi meneruskan kehidupan pada usia yang saya kira dia patut duduk dirumah berehat bersama anak cucu itu begitu menyentuh hati saya . Sedang pada usia ni … ada masanya saya terasa malas untuk berangkat ke pejabat . Bukan kerja teruk pun , kerja office , sebagai setiausaha , saya tak perlu mengangkat kotak-kotak buah yang berat , tidak perlu berpanas , penghawa dingin sentiasa terpasang sehingga kadang-kala terasa seperti duduk didalam peti sejuk . Saya jugak tidak akan di simbah hujan , pejabat saya berdinding dan berbumbung ! Malu menggamit hati buat seketika .Bagaimana saya pada usia dia ? Saya tidak mahu pada usia itu saya duduk dipinggir jalan menjual buah ! Adakah kudrat saya masih kuat untuk itu ?Barangkali dia tiada pilihan , dia perlu melakukan sesuatu utnuk meneruskan kelangsungan hidup .
Barangkali masih ada yang bergantung hidup padanya . Siapa tahu kalau dia punya anak yang cacat dan tidak mampu membiaya diri lantas dia perlu bekerja sedang anak-anak lain menjauh ataupun hidup sekadar cukup-cukup makan ?Atau barangkali juga dia sudah terbiasa . Teringat pada arwah nenek yang saya panggil Nyai .... dia meninggal pada usia mencecah 90 tahun ! badannya masih sihat . Dia masih mampu berjalan lebih jauh dari saya tanpa merungut penat . Dia masih mampu turun menoreh walaupun anak-anak memberi biaya . Bukan soal duit . Tapi kata nya “badan aku sakit kalau tak buat apa-apa kerja” hahaha . Itu mungkin rahsia nyai kekal sihat tanpa ada apa-apa penyakit pada usia 90 tahun ! Dia meninggal hanya kerana demam …itu pun seminggu cuma
Kegigihan nyonya tua itu .... mungkin alamat Yang Esa untuk saya . Di mana ada kemahuan , disitu ada jalan
Inspirasi ... dari Seorang Nyonya Tua
Lama rasanya tak menulis . Disamping sibuk , tak ada idea jugak ….
Pagi tadi , dalam perjalanan ke tempat kerja , saya teringat utnuk menulis tentang sesuatu …tentang dia , seorang nyonya tua , disimpang jalan yang hari-hari ketika saya melewati jalan itu dalam perjalan ke pejabat saya lihat . Dia berniaga buah-buahan di kaki lima jalan . Mungkin salah kalau ikut peraturan , tapi dia sudah lama disitu . Usianya saya kira lewat 60-an atau barangkali lebih . Dia kurus . Setiap pagi ketika saya melalui jalan itu , dia akan sibuk berkemas buah-buahannya untuk jualannya . Kadang-kadang saya tengok buah-buahnya sudah agak layu dan lama . Terdetik di hati “masihkah ada yang sudi beli ?” tapi pertanyaan itu diam disitu hingga hari-hari lain baru saya ketemu dengan jawapannya . “kalau tidak ada yang sudi beli , masakan dia mampu bertahan disitu bertahun-tahun lamanya ? ”
Kesungguhannya mencari sesuap nasi meneruskan kehidupan pada usia yang saya kira dia patut duduk dirumah berehat bersama anak cucu itu begitu menyentuh hati saya . Sedang pada usia ni … ada masanya saya terasa malas untuk berangkat ke pejabat . Bukan kerja teruk pun , kerja office , sebagai setiausaha , saya tak perlu mengangkat kotak-kotak buah yang berat , tidak perlu berpanas , penghawa dingin sentiasa terpasang sehingga kadang-kala terasa seperti duduk didalam peti sejuk . Saya jugak tidak akan di simbah hujan , pejabat saya berdinding dan berbumbung ! Malu menggamit hati buat seketika .
Bagaimana saya pada usia dia ? Saya tidak mahu pada usia itu saya duduk dipinggir jalan menjual buah ! Adakah kudrat saya masih kuat untuk itu ?
Barangkali dia tiada pilihan , dia perlu melakukan sesuatu utnuk meneruskan kelangsungan hidup . Barangkali masih ada yang bergantung hidup padanya . Siapa tahu kalau dia punya anak yang cacat dan tidak mampu membiaya diri lantas dia perlu bekerja sedang anak-anak lain menjauh ataupun hidup sekadar cukup-cukup makan ?
Atau barangkali juga dia sudah terbiasa . Teringat pada arwah nenek yang saya panggil Nyai .... dia meninggal pada usia mencecah 90 tahun ! badannya masih sihat . Dia masih mampu berjalan lebih jauh dari saya tanpa merungut penat . Dia masih mampu turun menoreh walaupun anak-anak memberi biaya . Bukan soal duit . Tapi kata nya “badan aku sakit kalau tak buat apa-apa kerja” hahaha . Itu mungkin rahsia nyai kekal sihat tanpa ada apa-apa penyakit pada usia 90 tahun ! Dia meninggal hanya kerana demam …itu pun seminggu cuma
Kegigihan nyonya tua itu .... mungkin alamat Yang Esa untuk saya . Di mana ada kemahuan , disitu ada jalan
Pagi tadi , dalam perjalanan ke tempat kerja , saya teringat utnuk menulis tentang sesuatu …tentang dia , seorang nyonya tua , disimpang jalan yang hari-hari ketika saya melewati jalan itu dalam perjalan ke pejabat saya lihat . Dia berniaga buah-buahan di kaki lima jalan . Mungkin salah kalau ikut peraturan , tapi dia sudah lama disitu . Usianya saya kira lewat 60-an atau barangkali lebih . Dia kurus . Setiap pagi ketika saya melalui jalan itu , dia akan sibuk berkemas buah-buahannya untuk jualannya . Kadang-kadang saya tengok buah-buahnya sudah agak layu dan lama . Terdetik di hati “masihkah ada yang sudi beli ?” tapi pertanyaan itu diam disitu hingga hari-hari lain baru saya ketemu dengan jawapannya . “kalau tidak ada yang sudi beli , masakan dia mampu bertahan disitu bertahun-tahun lamanya ? ”
Kesungguhannya mencari sesuap nasi meneruskan kehidupan pada usia yang saya kira dia patut duduk dirumah berehat bersama anak cucu itu begitu menyentuh hati saya . Sedang pada usia ni … ada masanya saya terasa malas untuk berangkat ke pejabat . Bukan kerja teruk pun , kerja office , sebagai setiausaha , saya tak perlu mengangkat kotak-kotak buah yang berat , tidak perlu berpanas , penghawa dingin sentiasa terpasang sehingga kadang-kala terasa seperti duduk didalam peti sejuk . Saya jugak tidak akan di simbah hujan , pejabat saya berdinding dan berbumbung ! Malu menggamit hati buat seketika .
Bagaimana saya pada usia dia ? Saya tidak mahu pada usia itu saya duduk dipinggir jalan menjual buah ! Adakah kudrat saya masih kuat untuk itu ?
Barangkali dia tiada pilihan , dia perlu melakukan sesuatu utnuk meneruskan kelangsungan hidup . Barangkali masih ada yang bergantung hidup padanya . Siapa tahu kalau dia punya anak yang cacat dan tidak mampu membiaya diri lantas dia perlu bekerja sedang anak-anak lain menjauh ataupun hidup sekadar cukup-cukup makan ?
Atau barangkali juga dia sudah terbiasa . Teringat pada arwah nenek yang saya panggil Nyai .... dia meninggal pada usia mencecah 90 tahun ! badannya masih sihat . Dia masih mampu berjalan lebih jauh dari saya tanpa merungut penat . Dia masih mampu turun menoreh walaupun anak-anak memberi biaya . Bukan soal duit . Tapi kata nya “badan aku sakit kalau tak buat apa-apa kerja” hahaha . Itu mungkin rahsia nyai kekal sihat tanpa ada apa-apa penyakit pada usia 90 tahun ! Dia meninggal hanya kerana demam …itu pun seminggu cuma
Kegigihan nyonya tua itu .... mungkin alamat Yang Esa untuk saya . Di mana ada kemahuan , disitu ada jalan
Friday, September 18, 2009
Salam Lebaran ....
Diam tak diam , dalam dua hari saja lagi kita akan meraikan aidilfitri ...terasa baru semalam dengar pengumuman puasa ....dah nak dengar pengumuman raya . Macam mana puasa kali ni . Jangan lupa muhasabah . Semoga dapat yang lebih baik berbanding puasa-puasa lepas . Maklum ..puasa akan datang , belum tahu sempat atau tidak kita berjumpa .
Utk itu , selamat menyambut aidilfitri , maaf zahir dan batin . Terkasar bahasa , tersilap bicara , tertinggi suara ..sengaja tak sengaja ...ampun maaf saya pinta . Semoga bergembira di aidilfitri . Pandu dengan cermat ....
Utk itu , selamat menyambut aidilfitri , maaf zahir dan batin . Terkasar bahasa , tersilap bicara , tertinggi suara ..sengaja tak sengaja ...ampun maaf saya pinta . Semoga bergembira di aidilfitri . Pandu dengan cermat ....
Thursday, September 10, 2009
Temui Cinta Sejati
Saya menamatkan pengajian sekitar Mei 2004 . Saya melakukan pelbagai jenis keja dari pelbagai sektor . Pernah juga kerja part time sebagai service crew restoran makanan segera . Penat dengan gaji yang tak seberapa . At least cukup untuk menampung kehidupan masa tu . Tambah-tambah , bukan senang fresh graduate nak dapat kerja tanpa apa-apa pengalaman . Selepas dua bulan , dapat kerja bank . Kontrak untuk dua tahun . Itu kerja pertama yang dikira sebagai "kerja tetap" . Gaji boleh tahan untuk seorang fresh garduate . Tapi tak sempat habis kontrak , dah pindah kerja lan . Financial Analyst kat satu company US . Tu pun tak lama . Lepas tu berhenti . Tanam anggur dalam 6 bulan juga . Dapat kerja kat satu kompeni ..tapi kerja dua hari je . Sbb kompeni tu tipu . Kata bagi gaji lain , masa interview . Bila dah mula kerja , dapat offer letter , gaji lain . Selamat tinggal jelah . Lepas tu dapat kerja kat satu kompeni oil & Gas .... kerja sini ...dalam dua tahun juga . Penat gila kerja . Hari2 balik malam . Tapi payment agak masyukkkk ....akhirnya benti jugak ! dan sekarang kerja kat kompeni oil & gas jugak . Milik melayu . Antara yang terkaya di MAlaysia . Belum ada plan nak benti heheheh
Tapi sekarang saya dah menemui kerjaya yang begitu dekat dengan jiwa saya ....penulis .....
Tapi sekarang saya dah menemui kerjaya yang begitu dekat dengan jiwa saya ....penulis .....
Tuesday, September 8, 2009
Disini Segalanya Bermula ....
Sebenarnya , secara jujur , saya telah lama bercita-cita menjadi penulis . Sejak zaman sekolah lagi . Favourite subjek , mesti BM dan sastera . Tapi waktu tu belum terfikir nak hasilkan novel , tak terfikir satu hari nanti novel saya boleh berada di rak-rak kedai buku , tak terfikir satu hari nanti penerbit akan menelefon saya memberitahu tahu ...."kami setuju menerbitkan manuskrip anda" dan tak terfikir langsung yang penerbit sama akan menelefon saya untuk meminta nombor akaun bagi memasukkan wang royalti . Semuanya macam mimpi . Jadi secara tiba-tiba
saya mula menulis tapi hasil tulisan sama cuma jadi pekasam yang saya perap dan simpan .
satu hari salah satu naskhah novel saya telah dibaca oleh seorang teman baik saya dan dia menggemarinya, dan dari situ barulah saya yakin untuk menghantarnya kepada penerbit . Sekadar mencuba nasib . Tak berani letak harapan tinggi . Takut kecewa . Sehingga satu hari penerbit menghubungi saya dan bersetuju menerbitkan naskhah saya .
Untuk teman saya ....Norazmawati aziz ...terima kasih . Saya tak silap menjadikan anda pembaca naskhah pertama saya !
saya mula menulis tapi hasil tulisan sama cuma jadi pekasam yang saya perap dan simpan .
satu hari salah satu naskhah novel saya telah dibaca oleh seorang teman baik saya dan dia menggemarinya, dan dari situ barulah saya yakin untuk menghantarnya kepada penerbit . Sekadar mencuba nasib . Tak berani letak harapan tinggi . Takut kecewa . Sehingga satu hari penerbit menghubungi saya dan bersetuju menerbitkan naskhah saya .
Untuk teman saya ....Norazmawati aziz ...terima kasih . Saya tak silap menjadikan anda pembaca naskhah pertama saya !
Selamat datang-welcome abroad
Assalamualaikum wbt .
Selamat datang ke Teratak Danisha Nur . Untuk sama-sama berkongsi cerita dan kisah .
Saya seorang penulis baru .
Selamat datang ke Teratak Danisha Nur . Untuk sama-sama berkongsi cerita dan kisah .
Saya seorang penulis baru .
Subscribe to:
Posts (Atom)